Aq dan aftar di Blangkejeren

Malam nunjukin pukul 3:24 pagi tapi mata ku blom juga bisa terpejam ntah apa yang terpikirkan oleh ku malam ini aq juga gak tau mikirin apa, dari pada aq bengong dan gak bisa tidur mending aq buat postingan tuk blog ini yang udah lama gak aq update, sambil dengerin lagu sistem of down yang judulnya hypnitize kali ini aq akan menceritakan perjalanan yang menurut aq gak pernah bakal aq lupain seumur hidup ku, dan baru kali ini pula terwujud, niat tuk mengelilingi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) akhirnya terwujud juga walau hanya sebentar di Kota-kota tersebut tapi aq udah puas menginjakkan kaki di seluruh Kota dan Kabupaten yang ada di NAD ini.Awal dari perjalanan ini adalah ketika aq ditawari kerja oleh Bang Fahmi, kerjanya sangat mudah tinggal melakukan survey di tiap Kota dan Kabupaten yang ada di NAD surveynya menyakut pemasangan NOC dan VOIP seluruh NAD, ya terang aja aq langsung terima kerjaan ini, aq pikir aq bakalan pergi sendiri naik Mini Bus atau kenderaan Umum lainnya tapi itu tak terjadi dalam kerja ini aq ditemani oleh Demank dan seorang Driver yang namanya Aftar, survey ini dibagi dalam tiga wilayah yaitu Wilayah Timur, Wilayah Tengah dan Wilayah Barat, Wilayah Timur diambil oleh Momo meliputi daerah Kab Pidie, Kab Aceh Utara, Kota Lhokseumawe, Kab Aceh Timur, Kota Langsa dan Kab Aceh Tamiang, Wilayah Tengah meliputi Kota Sabang, Kab Aceh Besar, Kab Bener Meriah, Kab Blangkejeren, Kab Aceh Singkil, Kab Aceh Barat Daya, Kab Meulaboh dipegang oleh Demank sedangkan Wilayah Barat meliputi Kota Banda Aceh, Kab Aceh Jeumpa, Kab Aceh Tengah, Kab Aceh tenggara, Kab Aceh Selatan, Kab Nagan Raya, Kab Aceh Jaya dan Kab Simeulu.

Aq yang kena Wilayah Barat jalannya sama dengan Wilayah Tengah yang dipegang oleh Demank Kota yang kami kunjungi pun selang seling makanya kami berdua bergerak berdua sedangkan Momo lain jalur, kami cuma satu hari di tiap kota walaupun ada nginap di kota tersebut itupun hanya untuk melepaskan lelah sesaat, ini adalah pengalaman yang sangat menarik bagiku aq berhadapan dengan orang-orang yang punya karakter yang berbeda di tiap kota, ada yang marah dan ada juga yang sangat antusias dengan adanya NOC dan VOIP di tiap Kota yang ada diseluruh NAD ini, banyak pelajaran yang aq ambil disini, dari cara ngomong otomatis aq robah.

Aq di air terjun Tangse jalan Ke arah Meulaboh Aceh BaratKota yang sebelumnya belum pernah aq injakkan kaki adalah Bener Meriah, Aceh Tengah, Blangkejeren, Aceh Tenggara sedangkan yang lainnya sudah pernah ku datangi, dan yang lebih bikin aq merinding adalah sewaktu kami jalan dari Takengon (Aceh Tengah) ke Balngkejeren jalannya sangat sempit mana cuma bisa dilewati oleh satu mobil dan jalanya pun sangat rusak parah gunung dan jurang siap menanti kami kalo saja Aftar tidak hati-hati kami bakalan terjun kejurang atau pun nabrak dinding gunung untunglah Aftar orang yang sangat berpengalaman dia bak seorang pembalap Off road yang berubah propesi menjadi Driver. Tapi yang bikin aq kesal adalah kalo aq dengerin lagu dandut yang dia miliki dia sangat suka lagu disco dangdut dan lagu Aceh itu paling membuat aq pusing makanya kadang-kadang aq bertengkar sama dia karna musik yang kami sukai berbeda.

Kami jalan keliling NAD ini sebelum Pilkada Aceh di mulai, dan waktu pilkada kami tidak memilih karna kami di Tapak Tuan ya tepatnya seh Ditanah kelahiran ku, dan kami nginap dirumah ku, walaupun kami gak sempat main-main ke tempat-tempat wisata tapi ini sudah cukup menyenangkan bagiku bisa jalan keliling NAD, kalo masalah tempat wisatanya itu kapan pun aq mau bisa aq datangi.

udah ah mataku dah cape dari tadi pagi ampe pagi lagi liat monitor komputer terus…